Monday, September 10, 2007

penutur

tak ada artis yang datang. tak ada tarian bogel di atas pentas yang menggairahkan. tak ada tokoh politik yang menikus di mimbar, dan tak ada juga acara makan secara percuma. jauh sekali pornografi dan porno aksi. tapi manusia terusmenerus berbondong-bondong datang - tak henti-henti.

kau tahu aku ke mana?

minggu lepas, aku ke tesco extra cheras. mau masuk ke tapak parkir saja sudah kena bersabar - semacam berbaris menunggu giliran masuk syurga. semua tidak sabar. dan mau pulang dari parkir juga harus bersabar - seperti semua manusia mau keluar dari neraka.

entah apa yang bergelojak dalam hati mereka sehingga datang berkunjung pada hari pertama pembukaan gedung ini. dan aku hanya ke mari untuk membeli berbotol susu, buah pisang, anggur dan dua tiga lagi barang dapur.

habis saja membeli. aku membuat wisata kecil, melihat kanan kiri, coba melihat-lihat keistimewaan gedung ini. kemudian sambil menoleh-noleh, dan kau tahu aku berjumpa sama siapa? aku jumpa sama taukeh jual candy tepi gerai aku di ampang. ia mengingtakan aku akan "untie" cina yang akan menyisir rambutnya dengan berpedoman kepada ceremin kecil merah jambu. dia akan tersipu-sipu bila aku menipunya: "untie sudah cantik". kemudian dia akan membalas aku dalam bahasa cina.

dan hari ini .tadi di UM, ada seorang wanita cina. bukan anak gadis tapi ibu gadis. datang kepadaku. tanyakan dimana tempat yang ada menjual coklat syarikatku bekerja.

kau tahu dia bercakap bahasa apa?

inggeris? ha..ha..ha..bukan

kalau begitu, bahasa ciba!

bukan juga.

jadi bahasa melayu?

ya.

tapi kau tak rasa pelik, banyak orang melayu yang tak pandai berbahasa ibunda kita.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home